Logo
AL IKHLAS
Ikhlas Hati, Ikhlas Beraksi
image

Sejenak, mari kita bertanya pada hati yang terdalam, andai ini Ramadhan terakhirku, apa yang telah aku persiapkan? Apa yang telah aku persembahkan untuk pertemuan terakhir dengan bulan yang suci ini? Apakah dosa telah aku hapuskan? Apakah amal telah aku sempurnakan?

Ramadhan adalah tetesan kasih dari langit, cahaya yang menuntun jiwa yang letih, dan nafas keberkahan yang tak terhitung. Jika ini Ramadhan terakhir, maka biarlah ia menjadi Ramadhan yang penuh air mata, penuh ketundukan, penuh sujud yang tak bertepi. Rasulullah ﷺ bersabda:

Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari & Muslim)


Bayangkan esok fajar tak lagi menyambut kita. Bayangkan tak ada lagi sahur yang menggugah tubuh, tak ada lagi tarawih yang menggema, tak ada lagi kesempatan mencicipi manisnya malam lailatul qadr. Andai ini Ramadhan terakhir, biarlah hati kita menangis merindu sujud yang lebih panjang, sedekah yang lebih tulus, dan tilawah yang lebih syahdu.

Mari kita jadikan setiap detik Ramadhan ini sebagai persembahan terbaik kepada-Nya. Mari kita rengkuh ampunan-Nya, kita gapai ridha-Nya, dan kita tutup lembaran hidup ini dengan cahaya yang cemerlang. Karena tiada yang tahu, apakah kita masih akan dipertemukan kembali dengan bulan yang suci ini.

اللهم بلغنا رمضان

Ya Allah, sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan. (HR. Ahmad dan al-Baihaqi)

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, menerima amal ibadah kita, dan menjadikan Ramadhan ini sebagai jalan menuju keabadian yang penuh keberkahan. Amin, ya Rabbal ‘Alamin.